Pada suatu hari ada seorang yahudi yang bertamu ke rumah
Rasulullah dan beliau menyambutnya dengan baik, beliau tidak menolak seorang
yahudi tersebut karena orang tersebut bukan orang Islam namun beliau
menerimanya dengan baik dan menghormatinya sebagai tamu.
Dan ketika itu orang
yahudi tersebut meminta untuk menginap di rumah Nabi Muhammad SAW dan Beliau
mengizinkannya. Saat bersama Nabi Muhammad orang yahudi itu makan bareng
bersama Rasullah, bahkan tidurnya pun bersama beliau, betapa indapnya beliau
memuliakan seorang tamu meskipun tamu tersebut bukan seorang muslim, itu
perilaku yang beliau ajarkan tentang rasa hormat menghormati antar umat
beragama yang sesungguhnya dalam agama Islam.
Suatu ketika orang
yahudi itu tidak menginap di rumah Rasulullah dan beliau bertanya kepada
sahabatnya, kemana orang yahudi itu, ia tidak lagi ke rumah-ku, dan mengapa ia
tidak menginap di rumah-ku, Apakah ia marah kepada-ku.? Apa salah-ku sehingga
ia tidak lagi ke-rumah ku dan tidak menginap lagi di rumah-ku.? Seorang sahabat
Rasulullah yang mengetahui hal itu pun memberitahu bahwa orang yahudi itu
sedang sakit di rumahnya. Lantas beliau langsung mengunjungi orang yahudi
tersebut untuk menjenguknya. Saat di rumahnya beliau menemui orang yahudi
tersebut ia sedang mengalami sakaratul-maut.
Mengetahui hal
tersebut beliau pun menuntun orang yahudi tersebut untuk mengucapkan dua
kalimat syahadat “ Laillahaillallah Muhammadar rasulullah” namun orang tersebut
melihat ke arah ayahnya dia ragu untuk mengikutinya dia takut ayahnya marah
padanya. Namun ayahnya yang mengetahui perilaku Rasulullah saat anaknya
menginap di rumah beliau, ayahnya memerintahkan anaknya untuk mengikutinya.
Ikutilah ia wahai anakku ikutilah dia sesungguhnya dia itu orang yang baik dia
itu membawa kebaikan dia tidak akan menyesatkanmu” kata ayahnya.
Anaknya pun
mengucapkan dua kalimat syahadat yang diperintahkan Nabi Muhammad SAW dan
kemudian ia meninggal dunia. Nabi Muhammad SAW pun tersenyum karena orang yang
pernah menginap di rumah beliau telah meninggal dalam keadaan agama Islam
karena ia telah mengucapkan dua kalimat syahadat. Betapa indahnya perilaku
beliau dalam menyebarkan agama Islam dan dalam ajaran tentang rasa menghormati
agama lain.
Betapa indahnya perilaku Rasulullah SAW (Nabi Muhammad SAW)
yang beliau ajarkan tentang rasa kasih sayang antar umat beragama.
Islam mewajibkan umatnya mendakwahkan ajaran
Rasulullah dengan cara-cara yang baik, tanpa bujukan, apalagi paksaan.
Sikap-sikap inilah yang sangat diperlukan dalam menjaga kerukunan antar umat
beragama. Dan Rasulullah memberi contoh bagaimana menghormati pemeluk agama
lain, dan menjaga kerukunan itu dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar